Implementasi Model Jaringan Hybrid Pada Sistem Pendeteksi Dini Pelanggaran Batas Zona Tangkap Ikan Untuk Meningkatkan Area Cakupan LoRaWAN

Depandi Enda
2025

Informasi Dasar

  • Skema: Penelitian Dasar - Fundamental Reguler
  • Tahun: 2025
  • Jenis: Penelitian

Tim Pelaksana

  • Ketua: Depandi Enda
  • Anggota:
    Rezki Kurniati Dedi Enda Hikmatul Amri Bobi Satria

Informasi Pendanaan

Sumber Pendanaan
Kemdiktisaintek
Jumlah Pendanaan
Rp 117.730.000

Abstrak

Beberapa kasus penangkapan nelayan tradisional di perbatasan wilayah laut Indonesia, Malaysia dan Singapura kian marak terjadi, hal ini dikarenakan kapal nelayan menangkap ikan di luar dari zona tangkap ikan yang diizinkan dan terindikasi telah masuk kedalam wilayah otoritas negara tetangga. Urgensi: Pencegahan terhadap pelanggaran batas zona tangkap ikan perlu dilakukan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. Salah satu cara untuk melakukan langkah preventif ini adalah dengan memanfaatkan sistem pendeteksi dini pelanggaran batas zona tangkap ikan diwilayah perbatasan Indonesia, Malaysia dan Singapura. Teknologi LoRaWAN yang terintegrasi dengan Automatic Identification System (AIS) untuk memonitor pelanggaran zona tangkap ikan dikembangkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sistem ini bertujuan untuk memberikan peringatan dini dalam bentuk alarm secara otomatis kepada para nelayan tradisional yang beraktivitas menangkap ikan diluar dari zona tangkap ikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia yaitu sebesar 200 mil laut dari garis dasar pantai di Wilayah Selat Malaka. Namun, pada implementasinya terdapat permasalahan, dimana cakupan jaringan LoRaWAN yang terbatas dan menyebabkan data posisi kapal tidak terkirim ke gateway dengan baik karena jauhnya lokasi gateway ke perangkat akhir, dan juga disebabkan oleh beragamnya karakteristik dan kondisi laut. Tujuan: Penelitian ini mengusulkan model jaringan komunikasi hybrid untuk meningkatkan area cakupan jaringan LoRaWAN yang telah dikembangkan. Metode: Adapun model komunikasi hybrid yang dirancang menggunakan perpaduan teknologi jaringan LoRa-Mesh yang di integrasikan dengan Internet Satelit dan AIS dalam melakukan pengiriman data dari kapal nelayan tradisional ke gateway maupun basestation terdekat. Dengan implementasi model jaringan hybrid ini diharapkan dapat membantu mengoptimalkan komunikasi antara perangkat akhir untuk mencapai gateway. Luaran: Penelitian ini menghasilkan luaran berupa artikel di International Journal on Informatics Visualization (JOIV) terindeks basis data Scopus Q3, Model Jaringan Hybrid dan Prototype yang dikembangkan dengan nilai TKT 3.