Pemantauan Illegal Vessel di Perairan Selat Melaka Menggunakan AIS-Radar

Supria
2022

Informasi Dasar

  • Skema: Matching Fund Vokasi
  • Mitra: Kapolres Bengkalis; Pertamina Hulu Rokan (PHR)
  • Tahun: 2022
  • Jenis: Penelitian

Tim Pelaksana

  • Ketua: Supria
  • Anggota:
    Depandi Enda M. Nur Faizi Noerdin Basir Syaiful Amri Mazuarman

Informasi Pendanaan

Sumber Pendanaan
Dirjen Vokasi Kemdikbud
Jumlah Pendanaan
Rp 405.375.000

Abstrak

Pulau bengkalis merupakan pulau yang terletak di antara selat melaka dan pulau sumatra. Setiap harinya terdapat banyak kapal-kapal yang melewati selat melaka dengan selat bengkalis. Kapal-kapal tersebut ada yang sudah memiliki Automatic Identification System (AIS) dan banyak juga yang belum meiliki AIS, sehingga banyak kapal-kapal ilegal yang tidak terpantau seperti kapal penangkapan ikan ilegal, penyeludupan narkoba yang sering terjadi dan kapal ilegal lainnya. Saat ini pemantauan oleh pihak-pihak keamanan masih menggunakan cara konvensional, sehingga tidak semua kapal-kapal yang lewat terpantau dengan baik. Dari permasalahan tersebut, maka diusulkan Perancangan Sistem AIS-Radar untuk Pemantauan Illegal Vessel. Sistem ini memiliki dua fungsi utama yaitu AIS yang digunakan untuk memantau kapal yang memiliki perangkat AIS dan Radar untuk memantau kapal yang tidak memiliki AIS.